TERSIRATKAH KEBERANIAN ??

cerita cinta tak berakhir oleh takdir-

“mamii…..Rana pergi dulu ya..”, jerit Rana dari depan garasinya yang sudah siap dengan mobilnya untuk berangkat kuliah. “Gak sarapan dulu, Na?”, tanya sang mami dengan tergopoh – gopoh menuju depan pintu rumahnya. “gak ah mam, Rana udah telat ni. Ntar udah keburu di usir dosen. Dudu mami!,” jawab Rana sekenanya sambil pergi. Mami hanya sekedar menggeleng.

            Sebut saja Rana Yulianti, seorang mahasiswi tingkat 5 di universitas terkemuka di Palembang. Rana yang centil, sedikit freak, cantik, tapi manja minta ampun (itu menurut pendapat sang adik). Tetapi Rana merupakan sosok gadis yang menjadi pujaan para mahasiswa di kampusnya. Baik kakak tingkat, adik tingkat, bahkan dosen muda pun hampir kelepek – kelepek kalo lagi ngajar di kelas Rana (parah kan?). Oh ya,,hampi lupa! Rana juga punya seorang adik yang bernama Reno Setiawan. Seorang cowok tingkat 3 dibawah Rana. Tapi keduanya sama saja. Tampak seperti pinang dibelah dua! (menurut teman – teman Reno). Ternyata usut punya usut, Reno yang tampan dan cerdas juga  selalu menjadi pusat perhatian para mahasiswi di kampus. Renopun ikut andil dalam pembicaraan para kaum hawa dikampus. Bahkan saking gilanya, mereka sempat jadi korban ajang perjodohan oleh teman – teman sekelas mereka masing – masing. Begini ceritanya..

Versi temen Rana : “Eh na, lu kan cantik. Napa gak jadian ja ma Reno? Dia tuh kan ganteng buanget! Rugi dah kalo gag bisa dapetin Reno. Daripada lu ngabisin waktu pe-de-ka-te-an ma Ronald. Kalo Ronald mah, gag da apa-apanya. Hartanya Reno sih, boleh aja lu porotin. Tapi kalo masalah ganteng, Ronald tu 9 lawan 12 ma Reno. Tapi kalo lu gak mau ma Reno ya udah. Ntar gue aja yang sambet tu cowok. Hhahhaa….”. Rana hanya menggeleng – geleng sambil menahan tawa

Versi temen Reno : “Ah lu No..payah! Udah ada stok cewek cantik. Lu malah sok – sok nanggepin surat cintanya si Ajeng, nenek centil! Sikat tuh Rana (lu kira gigi!), jual mahal banget sih lu. Kalo lu emang udah pasti gak srek sama Rana. Ntar, gue aja yang pe-de-ka-te-an ma Rana”.

            Reno dan Rana hanya tertawa terbahak – bahak di dalam kamar Rana ketika mereka saling bertukar cerita dengan ajang perjodohan yang konyol itu! Mereka tak habis pikir, bagaimana teman – teman mereka tak menyadari sepenuhnya siapa mereka. Meskipun begitu, mereka menikmati semua permainan ini. Namun suatu saat, kelak mereka akan menyadari mereka yang akan dipermainkan.

            Esok harinya, menjalani aktivitas seperti biasanya saat-saat yang sibuk bagi Rana untuk ikut andil dalam acara BEM di kampusnya. Kali ini Rana ikutan jadi panitia asli repot di perlombaan pidato Bahasa Inggris. siapapun yang repot, Reno selalu jadi “babu” Rana yang siap membantu dalam hal apapun. Mulai dari hal inilah mereka digosipkan telah berpacaran. Sontak saja, para warga dikampus itu sempat lemas lihat dua insan ini digosipkan telah menjalin hubungan spesial. Dan mereka hanya mampu tertawa puas melihat para pengagum mereka kehabisan akal untuk memisahkan mereka berdua. Misalnya saja dengan cara – cara seperti ini.

 “Rana,,katanya kamu jadian sama Reno yah? Kok bisa sih?, “kata Niko (pengagum 1 Rana).

“loh? Yah bisa aja dong. Kan aku sayang sama dia”,ucap Rana sambil cengingisan. “Reno tuh kan suka maenin hati cewek, trus suka keluyuran luar kelas gak jelas, mana gaya pakaiannya suka pada urakan. Mendingan sama aku aja,” kata Niko berharap.

“hmmm,,, kayak kamu gak maenin hati cewek juga. Asal kamu tau semua laki-laki itu sifatnya sama gak jauh beda. Ngerti!” kata Rana sambil berlalu.

Itulah sebgian cara-cara mereka untuk memisahkan dua sejoli ini. Mereka hanya tersenyum melewati hari-hari mereka dengan segala cobaan yang datang.

Pada suatu hari diadakanlah exponsivioner atau yang lebih dikenal unjuk kebolehan dalam bidang olahraga, bazar, dan lain-lain sesama satu universitas ini. Rana yang selalu sibuk, karena ia adalah panitia pengurus kegiatan ini. Dan dialah yang selalu dibutuhkan dimana-mana. Karena terlalu sibuknya ia hampir lupa dengan acara pembukaan yang akan segera dimulai dan ia akan tampil kepanggung untuk memberi kata sambutan.

Stelah acara pembukaan telah selesai, barulah acara inti dimulai. Semua orang telah berkumpul dilapangan untuk melihat pertandingan basket yang akan segera dimulai. Pertandingan basket yang akan segera ditandingkan ialah antar mahasiswa FKIP, yaitu dari FKIP Penjas vs FKIP Sejarah. Semua mahasiswa bersorak memberi suport kepada FKIP yang mereka andalkan, kebanyakan dari mereka adalah pendukung dari FKIP Penjas yang terutama para gadis-gadis yang berharap sang idola mereka menag akan pertandingan ini.

Rana yang tak mengetahui bahwa disela kesibukannya selama ini, ada orang yang selalu memprhatikannya. Dan orang itu pun juga tidak tau saat ia bersibuk ria melihat sang gadis yang cantik itu. Ia pun juga diperhatikan oleh teman Rana sendiri. Dan kejadian ini Rana pun sama sekali tak memperdulikannya.

Setelah berbulan-bulan lamanya, setelah kejadian itu. Sang Rana yang cantik itu, tanpa disadari memiliki perasaan pada Reno teman dekatnya itu. Dan sebaliknya Reno juga mimiliki perasaan yang sama pada Rana. Reno yang selama ini menertawai bahwa dirinya takkan pernah memiliki perasaan pada Rana. Akhirnya saat kekosongan hatinya itu menyadari bahawa ia kehilangan seseorang yang selalu dekat padanya itu, telah menjauh. Dibalik itu sang Rana juga menyadari ia ada persaan pada Reno padahal itu takkakn mungkin terjadi, yang akirnya  kejadian itu juga melanda hatinya.

Setiap hari Reno termenung memkirkan perasaannya itu, ie sangat bingung apakah ia harus mengutarakannya atau tidak pada Rana. Tiba-tiba lewatlah Rana, didepannya, Reno terkejut dan gugup ketika Rana melihat kepadanya.

“hai Reno. Apa kabar kamu?” sapa Rana pada Reno.

“ aku baik-baik aja kok Rana,” katanya sambil menglihkan pandangannya.

“ya udah aku, ada kerjaan nih. Ku harus ketemu dengan dosen MPK aku dulu ya Ren.” Kata Rana sambil berjalan meninggalkan Reno sendirian.

Reno pun menyesal mengapa ia tak sempat menutarakan perasaannya itu. Setelah ia pikir, mungkin setelah pulang kuliaah ia akan berjanji mengutarakan persaanya itu.

Sahabat, Rana menyadari bahwa Reno menyukai Rana. Semenjak dari kejadian yang kemarin. Ia memperhatikan bahwa Reno selalu memperhatikan kemana Rana pergi. Sahabat Rana pun  ingin memebicarakan ini pada Rana.

“Rana…..sini dulu aku ingin ngomong ma kamu,” kata sahabat Rana itu sambil berlari mendekati Rana.

“mau ngomong apa sih?” kata Rana penasaran.

“Eh tau gak Reno tu, aku perhatiin dia ada rasa deh ke kamu Ran,” ucapnya

“hm, rasa buah-buahan kata kamu?”

“ni serius Ran, jangan maini-main ah.” Katanya sambil marah-marah pada Rana.

“ya udah aku serius. Ya kalau si Reno tu punya rasa ma aku ya gak pa pa. Kan itu haknya dia, buat apa aku ngelarang dia.” Kata Rana menjelaskan.

Saat jam kampus habis. Reno yang sudah bersiap dengan hati yang gugup untuk mengutarakan perasaannya itu pada Rana. Sambil menunggu Rana keluar dari kampus

“hei Rana udah mau pulang ya?” tanya Reno.

“Iya Ren. Emang da pa?” kata Rana.

“aku mau ngomong kamu. Setelah ini kamu sibuk gak?” tanya Reno.

“gak tuh Ren.” Kata Rana

“ya aku cuman mau ngomong selama ini. Aku baru menyadari kalau aku sebenarnya ada perasaan ma kamu,” kata Reno mengutarakan kepada Rana.

“apa jadi kamu juga ada rasa ma aku Ren,”

“Iya Rana, emang ada apa? Kamu gak mau ya?,” tanya Reno gugup.

“gak,,, gak kok. Aku juga menyadari aku kehilangan kamu dan gak tu mengapa perasaan ini sakit kalau gak ada kamu Ren.” Ucap Rana sedih.

“jadi jawaban kamu apa?” tanya Reno tak sabar.

“Jawabannya aku juga.” Kata Rana.

“jadi kamu nerima aku ya Rana?” kata Reno memastikan.

“iyaaaaaaaaaaaaaaaa!!!.” Jawab Rana.

Dan akhirnya mereka berdua yang orang-orang berfikir sangat cocok bila mereka benar pacaran. Akhinya terwujud juga.

Setelah semua berjalan dengan lancar. Suatu hari kegiatan kampus Reno mengadakan study tour. Tetapi sesuatu terjadai kepada bus yang membawa anak-anak mahasiswa dan termasuk Reno mengalami kecelakaan maut. Semua penumpang terluka tetapi slah satu diantara mereka ada yang menghilang. Reno yang juga korban kecelakaan jatuh kejurang saat mobilnya menabrak mobil lain hampir jatuh ke sebuah jurang.

Saat ditemukan Reno sudah mengalami kritis dan akhirnya maut pu menjemput.

Rena yang mengetahui hal ini, mengalami syok dan pada akhirnya dia pun sadar walaupun Reno telah tiada cintanya akan selalau bersama Reno.

Segemercik perasaan terungkaikan kata : ..

Tersirat oleh kasih mendalam

Adakah semua ini berarti bagiku…

Apakah sang elok pun tersurat akan hal yang sama

Benarkah angin telah bersemayam dalam keheningan sesaat

Anugrakanlah sebuah kepastian,, kenyataan yang menjelas

Aku hanya bisa diam saat ini menjadi nyata dalam hidup

Ku dan sang kasih terpaut dalam rantai keheningan,,,

Kebahgiaan,,, kesucian abadi

Akankah ini sejati didalam sanubariku..

Atau hanya sebuah titik bunga tidur

Yang tiba-tiba datang …. dan pergi

Note : Ketika cinta itu, berada disisimu, genggamlah dan jagalah sebaik mungkin. Kelak, jika kau melepaskannya,             dia akan pergi dan kaupun menyesalinya. Namun, ketika waktu begitu memaksa untuk melepaskannya,                   lepaskan dan biarkan cinta itu menemukan kebahagiaannya. 

soundtrack : Letto – Cinta Bersabarlah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s