BAGAIMANA CARA MENGHILANGKAN/MENGURANGI BADMOOD?

Badmood?? udah pernah dengerkan kata ini? Syapa yang gak pernah denger bagi teman – teman semua. Apalagi yang termasuk para umat badmood yang memiliki level luarbiasa setiap harinya (Oh God!) -.-” Badmood udah jadi trendsetter tersendiri bagi kaum adam dan hawa yang sukanya cuma marah – marah mulu tiap hari. Sooo? How about you, guys? Kamu termasuk yang suka badmood? Terus penting buat nunjukkin sikap badmood kamu ke oranglain yang awalnya gak tau masalah kamu apalagi masalah pribadi -.-“

Jujur yaaa, guys. Sayapun merupakan umat penganut badmoodisme😀 yang juga punya mood kadang – kadang suram. Kadang – kadang bahagia setengah mati, kadang – kadang biasa aja. Tapii saya bukan termasuk penganut badmooders yang fanatik kok (Suer dah). Terus kalo dibandingin sama temen – temen dikelas, saya punya ciri tersendiri untuk menandakan seseorang tersebut mood-nya lagi bagus ato gak. Ini dia (!)

 Image

Ciri pertama : Orang yang sedang badmood bisa diindikasikan dari raut wajahnya. Ini merupakan hal yang paling simpel yang bisa kita lakukan sebagai hasil pengamatan (alay) untuk mengeluarkan hipotesis bahwa si DIA sedang badmood🙂
Ciri kedua : Bisa dilihat dan diamati dari cara bicara dengan lawan bicaranya. Kebanyakan orang yang lagi badmood tidak akan bertindak dan berbicara terlalu banyak. Kalopun mereka berbicara mungkin merekan akan mengeluarkan kalimat dengan nada yang agak sedikit ketus (wuuuu…)
Ciri ketiga : Orang yang sedang badmood kebanyakan akan terlihat lebih banyak melamun. Mungkin bagi anda yang mudah untuk membaca arti dari tatapan mata seseorang, mereka lebih tampak terlihat menyimpan beban ataupun masalah yang ditumpuk dan terpendam terlalu lama. Ini juga merupakan indikasi utama untuk melihat mereka yang sedang badmood.
Ciri keempat : Kalo dari hasil pengamatan saya menyatakan bahwa, mereka yang sedang dalam kondisi badmood akan cenderung kurang berkonsentrasi dalam melakukan kegiatan. Contohnya saja, teman saya ketika ditanyakan oleh dosennya mengenai mata kuliah tertentu si DIA malah terlihat linglung ketika disuruh oleh dosen tersebut. Sekali lagi, balik ciri ketiga bahwa mereka akan lebih banyak melamun karena memikirkan suatu hal yang membuat badmood.

Ciri Kelima : Bagi orang yang sangat ekspresif, mereka akan terlalu memperlihatkan badmoodnya dengan sangat JELAS. Terutama untuk mereka yang suka melakukan hal yang agak sedikit anarkis *mungkin* misalnya, suka nyeret – nyeret kursi kalo udah gak ikhlas bergerak atau ngelakuin apapun. Pokoknya apapun yang dilakukan oleh si DIA terlihat berbeda dan ANEH(!)

Lalu gimana min, buat ngurangin badmood bahkan buat ngilangin badmood ini?

Kalo ditanyain cara untuk menghilangkan badmood selamanya, yaaa tak adalah😀 badmood itu udah jadi sifat alami yang selayaknya udah lumrah dimiliki individu masing – masing. Nah, kalo sampe ada yang hobinya gak badmood-an! itu sangat super sekali. Luarbinasa hebatnya dah.
Teluuuss, kalo ditanyain gimana cara mengurangi badmood, saya punya trik tersendiri untuk menghindari bahkan mengurangi sifat badmood yang berlebihan. This is it(!) :

1. Menangis. Bagi cowok mungkin ini terlalu alay untuk dilakukan yya. Tapi hal pertama yang saya rekomendasikan   untuk dilakukan adalah dengan menangis. Menangis adalah suatu proses bagi tubuh dan otak untuk bekerja seoptimalnya. Sehingga akan memungkinkan seseorang merasa lebih lega saat menangis. Semua apa yang dirasakan dan tak dapat diungkapkan kemarahannya dapat ditumpahkan melalui menangis. Ini khusus saya rekomendasikan buat para cewek dah🙂 Tapi kalo cowok mau mencoba, why not, guys??

2. Tidur. Ini merupakan rekomendasi kedua yang saya tunjukkan kepada teman – teman semua😀 Kalo badmood sudah terasa diubun – ubun. Coba deh pulang dan lemaskan semua beban dan fikiran. Tarik nafas dalam – dalam dan TIDUR! cukup 2-3 jam doang. Meskipun dalam proses tidurnya agak sedikit diselingi mimpi buruk tentang badmood kamu hari ini. Tapi cobalah trik ini, karena dijamin ampuh untuk mengurangi lelah pada otak badan dan hati🙂

3. Makan. Kalo ditanyaaa, kok makan sih min? Badmood itu bisa bikin laper! percaya? Percayalah ! Badmood bukan hanya bisa bikin otak dan hati yang lelah. Tapi, perut juga menderita karenanya (whaaha) Oleh karena itu tubuh juga butuh konsumsi makanan atau sejenisnya untuk memanjakan perut yang menderita. Mungkin bagi orang – orang tertentu ada yang menganggap bahkan mengalami badmood sampai tidak mau makan. Terus kalo sakit mau nyalahin siapa? Hayoo? Badmood boleh jalan, tapi makan tetap lancar *moto*

4. Dengerin Musik. Dengarin MP# dan sejenisnya juga bisa membantu kamu buat mengembalikan mood kamu yang sedang buruk. Dengan mendengarkan musik ternyata membantu proses pemulihan saraf – saraf yang kusut semrawut menjadi lebih teratur dan mengakibatkan mood menjadi lebh baik. Bukan hanya mendengarkan musik, ikut bernyanyi menyanyikan lirik tersebut juga merupakan proses untuk membuang fikiran – fikiran negatif. Dengan begitu melalui jenis lagu yang ceria sekalipun juga akan membuat proses ini menjadi lebih teraplikasikan dengan baik. Wanna try it?

5. Mandi. Ini penemuan baru yang saya temukan setelah badmood beberapa hari yang lalu kok *curcol*. Ketika saya bangun dari tidur, hal pertama yang ingin saya lakukan adalah mandi! Melalui mandi, ternyata bisa me-refreshkan kembali kondisi tubuh yang lelah dan menjernihkan fikiran lewat air mandi yang kamu gunakan. Setelah mandi ternyata kamu akan merasa leih fresh luar – dalam🙂

6. Menulis. Mungkin ini adalah hal yang sulit dilakukan setiap orang, tapi taukah kamu. Dengan menumpahkan segala kekesalan kamu lewat menulis didiary, curcol di blog (bagi orang yang ekspresif) ternyata sangat ampuh untuk mengurangi badmood kamu pada hari itu. Semua isi beban yang ada dioatk kamu akan lebih tersalurkan dengan baik lewat tulisan dan sebagaianya. Jadi, dengan langkah ini kamu bisa dapet 2kali manfaat yang bisa disalurkan. Pertama akhirnya dengan menulis, mood jadi lebih baik dan bersemangat lewat menulis. Kedua, lewat tulisan akhinya kamu bisa menghasilkan tulisan yang baru yang bisa kamu jadikan arsip untuk kenang – kenangan. Dan kamu mendapat pernyataan baru bahwa kamu bisa menulis!😀

7. Melakukan aktivitas. Melakukan aktivitas disini maksudnya adalah kegiatan yang sifatnya sangat membantu kamu melupakan sesuatu. Misalnya, ada individu tertentu akan lebih menyukai kesibukannya diorganisasi untuk mengurus semua apa saja yang berhubungan dengan organisasi. Atau adapun individu tertentu lebih menyukai aktivitas memasak sebagai salahsatu langkah untuk menghilangkan badmood yang berlebihan. Dengan aktivitas bermanfaat seperti ini, kamu akan lebih termotivasi untuk melupakan sejenak mood buruk yang kamu alami hari ini. Bagaimana dengan kamu?

8. Olahraga. Ini merupakan kegiatan favorit yang saya rekomendasikan kepada para umat badmooders sekalian baik yang adam maupun hawa bisa melakukan kegiatan ini🙂 Dengan olahraga ringan seperti jogging, bersepeda, bermain basket, dsb. akan sangat bermanfaat bagi anda – anda sekalian yang menyukai olahraga. Bagi yang belum pernah mencoba, silahkan deh dicoba😀 dijamin kegiatan yang sederhana ini akan sangat bermanfaat bagi tubuh anda dan mngurangi sifat badmood yang berlebihan🙂

Itulah tadi segelintir tips yang dapat saya berikan🙂 Semoga bermanfaat. Bagi yang komplain sama tips saya silahkan di komentari yya😀

Salam hangat dari penulis blog ini. (EAP)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s